Home Kawruh Mengenal Alam Awang Uwung, Alam Dimensi Ke-3

Mengenal Alam Awang Uwung, Alam Dimensi Ke-3

Alam awang uwung mengingatkan kita bahwa kita adalah makhluk-makhluk cahaya yang akan kembali ke Sang Maha Cahaya

Alam awang uwung, alam dimensi ke-3 alam cahaya
Alam awang uwung, alam dimensi ke-3 alam cahaya

The Secret of Kapitayan – Pernah mendengar istilah alam awang uwung?
Atau dulu merasa pernah mendengar, tetapi sekarang sudah lupa?

Penjelasan mengenai alam awang uwung ini sebenarnya bermula dari pertanyaan salah satu sahabat Kapitayan yang menanyakan apa maksud dari melihat cahaya, namun orang lain tidak melihat cahaya tersebut? Apa sebenarnya cahaya tersebut?

Yang perlu kita pahami bersama terlebih dahulu adalah alam adalah energi, begitu pula tubuh kita. Tubuh kita juga meruapakan energi.

Kelebon Gaib dan Mlebu Ing Gaib

Dalam Kapitayan ada istilah kelebon gaib –bukan kesurupan tapi tahu-tahu bisa melihat sesuatu tanpa sengaja dan hanya dilihat sendiri– dan juga ada istilah mlebu ing gaib.

Istilah mlebu ing gaib ini artinya bahwa kita dengan sengaja menyamakan frekuensi kita dengan frekuensi tertentu.
Cara menyamakan frekuensi ini bisa dengan berbagai macam cara seperti melalui mantra atau meditasi dengan menggunakan sarana minyak atau bau-bauan tertentu yang dapat mengubah frekuensi gelombang otak kita masuk ke alam dimensi ke-3 yang disebut dengan awang uwung. Awang uwung sendiri merupakan alam cahaya.

Awang Uwung

Dalam alam awang uwung ini sebenarnya telah memberikan pelajaran bahwasanya kita semua ini sebenarnya dalaah makhluk-makhluk cahaya yang datang dari cahaya dan harus kembali ke Sang Maha Cahaya.
Namun untuk kembali ke Sang Maha Cahaya ini terkadang harus melalui penderitaan (samsara) yang berguna untuk menjernihkan cahaya kita dari noda.

Di alam awang uwung ini tidak ada langit ataupun bumi, tak ada cakrawala. Semuanya dataaaaarrr dan semua berwarna abu-abu.

Ana padhang ning ora ana pepadhange –ada cahaya tetapi tidak ada sumber cahayanya–, karena di alam ini, sumber cahayanya adalah jiwa kita sendiri.

Semua wujud berbentuk cahaya yang lalu lalang…

Jadi jika ada orang atau panjenengan mengalami atau pernah melihat cahaya yang bersliweran itu artinya panjenengan secara tak sengaja telah masuk ke dimensi awang uwung ini secara sesaat.

Lalu apa maknanya jika kita telah melihat cahaya itu?
TIDAK ADA

Jika pengetahuan ini berharga…
ANDA BOLEH SHARE kepada banyak orang, agar lebih banyak orang mendapatkan manfaatnya…

Salam blangkon

Video Pilihan: Belajar Mengatasi Krisis Dengan Keris Nogososro